Kamis, 04 Juli 2013

Logika Matematika

PENGANTAR LOGIKA
1.    Konsep Logika

 Apakah logika itu ?
 Seringkali Logika didefinisikan sebagai ilmu untuk berfikir dan menalar dengan benar (sehingga didapatkan kesimpulan yang absah).
 Manusia mampu mengembangkan pengetahuan karena mempunyai bahasa dan kemampuan menalar. Untuk dapat menarik konklusi yang tepat, diperlukan kemampuan menalar. Kemampuan menalar adalah kemampuan untuk menarik konklusi yang tepat dari bukti-bukti yang ada, dan menurut aturan-aturan tertentu.

2.  Pentingnya Belajar Logika 

  Belajar logika (logika simbolik) dapat meningkatkan kemampuan menalar kita, karena dengan belajar logika :
  a. Kita mengenali dan menggunakan bentuk-bentuk umum tertentu dari
     cara penarikan konklusi yang absah, dan menghindari kesalahan-kesalahan yang bisa dijumpai.
  b. Kita dapat memperpanjang rangkaian penalaran itu untuk menyelesaikan problem-problem yang lebih kompleks.

3. Sejarah Ringkas dan Perkembangan Logika

  Manusia belajar logika sejak jaman Yunani Kuno. Aristoteles (384 - 322 SM) adalah seorang filsuf yang mengembangkan logika pada jaman itu, yang pada waktu itu dikenal dengan sebutan logika tradisional.

Terdapat 5 aliran besar dalam logika, yaitu :
 1. Aliran Logika Tradisional
  Logika ditafsirkan sebagai suatu kumpulan aturan praktis yang menjadi petunjuk pemikiran.
 2. Aliran Logika Metafisis

  Susunan pikiran itu dianggap kenyataan, sehingga logika dianggap seperti metafisika. Tugas pokok logika adalah menafsirkan pikiran sebagai suatu tahap dari struktur kenyataan. Sebab itu untuk mengetahui kenyataan, orang harus belajar logika lebih dahulu.

3. Aliran Logika Epistemologis

  Dipelopori oleh Francis Herbert Bradley (1846 - 1924) dan Bernard Bosanquet (1848 - 1923). Untuk dapat mencapai pengetahuan yang memadai, pikiran logis dan perasaan harus digabung. Demikian juga untuk mencapai kebenaran, logika harus dihubungkan dengan seluruh pengetahuan lainnya.
  Aliran Logika Instrumentalis (Aliran Logika
  Pragmatis)
  Dipelopori oleh John Dewey (1859 - 1952). Logika
  dianggap Sebagai alat (instrumen) untuk
  memecahkan masalah.

5. Aliran Logika Simbolis

  - Dipelopori oleh Leibniz, Boole dan De Morgan.
  - Sangat menekankan penggunaan bahasa simbol
  untuk mempelajari secara terinci, bagaimana akal
  harus bekerja.
  - Banyak menggunakan metode-metode dalam
  mengembangkan matematika.
  - Berkembang sangat teknis dan ilmiah serta bercorak
  matematika.
  - Disebut Logika Matematika (Mathematical Logic).
  - G.W. Leibniz (1646 - 1716) dianggap sebagai
  matematikawan pertama yang mempelajari
  Logika Simbolik.
- George Boole (1815 - 1864) berhasil mengembangkan Logika Simbolik(abad 19).
Bukunya yang berjudul Law of Though mengembangkan logika sebagai sistem matematika yang abstrak.
Logika Simbolik ini merupakan logika formal yang semata-mata menelaah bentuk dan bukan isi dari apa yang dibicarakan.

Dua pendapat tentang Logika Simbolik yang
merangkum keseluruhan maknanya.
1. Logika simbolik adalah ilmu tentang penyimpulan yang sah (absah), khususnya yang dikembangkan dengan penggunaan metode-metode matematika dan dengan bantuan simbol-simbol khusus sehingga memungkinkan seseorang menghindarkan makna ganda dari bahasa sehari-hari (Frederick B. Fitch dalam bukunya “Symbolic Logic”).
 2. Pemakaian simbol-simbol matematika untuk mewakili bahasa. Simbol-simbol itu diolah sesuai dengan aturan-aturan matematika untuk menetapkan apakah suatu pernyataan bernilai benar atau salah.
 
Studi tentang logika berkembang terus dan sekarang logika menjadi ilmu pengetahuan yang luas dan yang cenderung mempunyai sifat teknis dan ilmiah. Aljabar Boole, salah satu topik yang merupakan perluasan logika (dan teori himpunan), sekarang ini digunakan secara luas dalam mendesain komputer. Penggunaan simbol-simbol Boole dapat mengurangi banyak kesalahan dalam penalaran.
 
Ketidakjelasan berbahasa dapat dihindari dengan menggunakan simbol-simbol, karena setelah problem diterjemahkan ke dalam notasi simbolik, penyelesaiannya menjadi bersifat mekanis. Tokoh-tokoh terkenal lainnya yang menjadi pendukung perkembangan logika simbolik adalah De Morgan, Leonard Euler (1707 - 1783), John Venn (1834 - 1923), Alfred North Whitehead dan Bertrand Russell (1872 - 1970).

Operasi
S = {a, b, c}
S x S = {{a,a},{a,b},{a,c},{b,a},{b,b},{b,c},{c,a},{c,b},{c,c}}
∞ Sebuah operasi n-ary pada himpunan S merupakan pemetaan dari S x S didalam S.
∞ Operasi yang melibatkan dua buah operan/nilai disebut operasi biner.
∞ Andaikan * adalah operasi biner dalam himpunan S, maka akan ditulis a*b atau cukup ab.

∞ Jika S adalah sebuah himpunan tertentu, maka operasi diberikan dalam bentuk tabel dengan nilai baris a dan kolom b adalah a*b.
∞ Jika A adalah himpunan bagian dari S, maka A dikatakan tertutup terhadap operasi * jika a*b anggota dari A untuk setiap elemen a dan b didalam A.
∞ Sebagai contoh, jika S adalah himpunan bilangan bulat dan A adalah himpunan bilangan bulat positif, maka A tertutup terhadap penjumlahan tetapi tidak tertutup terhadap pengurangan.
Hukum
∞ Asosiatif : ( a * b ) * c = a * ( b * c )
∞ e dikatakan elemen identitas jika a * e = e * a = a
∞ e dikatakan identitas kiri jika e * a = a
∞ e dikatakan identitas kanan jika a * e = a
∞ Jika e adalah identitas kanan dan f adalah identitas kiri, maka e = f
Pembuktian :
 f sebagai identitas kanan : e *f = e
 e sebagai identitas kiri : e *f = f
 maka e = f

∞ Pengabaian kiri : a * b = a * c mengakibatkan b = c
∞ Pengabaian kanan: b * a = c * a mengakibatkan b = c
∞ Komutatif : b * a = a * b
∞ Jika dalam operasi * pada himpunan S memiliki elemen identitas e, dan inversi dari a didalam S dinyatakan dengan a-1 yang merupakan elemen dengan sifat :
 a * a -1 = a -1 * a = e
∞ Jika operasi memenuhi hukum asosiatif, maka inversi dari a, jika ada, adalah unik
∞ Himpunan S dengan operasi asosiatif * disebut semigroup dan dinyatakan dengan (S,*)

Contoh
∞ Jika Z = {…, -1, 0, 1, …}, maka (Z,+) adalah semigroup karena penjumlahan memenuhi hukum asosiatif.
 ( a + b ) + c = a + ( b + c )
Disisi lain (Z,-) bukan semigroup karena tidak memenuhi hukum asosiatif.
( a - b ) - c ≠ a - ( b - c )
( 1 - 2 ) - 3 ≠ 1 - ( 2 - 3 )


 

Visual Basic



Fungsi dari masing-masing toolbox yang ada diVisual Basic :

1.      Pointer
Merupakan arah penunjuk, yang di Gunakan jika anda ingin memilih komponen kontrol yang sudah di pasang di form.

2.      Picture box
 Merupakan tool yang digunakan untuk menampilkan gambar pada visual basic anda.

3.      Label
 Merupakan tool yang digunakan untuk membuat teks seperti judul, dan sebagainya. Label tidak bisa di ubah-ubah oleh user. Label biasanya digunakan untuk membuat nama,alamat Dll....

4.      Frame
Merupakan tool yang digunakan untuk membuat sebuah bingkai pada visual basic.

5.      CheckBox
Merupakan tool yang digunakan untuk membuat kontrol pilihan, dimana kontrol ini terpilih jika di klik user. CheckBox dapat di pilih 1 atau lebih sesuai keinginan user.

6.      ComboBox
merupakan tool yang digunakan untuk membuat kontrol kombinasi antara TextBox dengan ListBox.

7.      HScrollBar
merupakan tool yang digunakan untuk membuat Scrollbar secara horizontal.

8.      Timer
Merupakan tool yang digunakan untuk mengontrol waktu.

9.      DirListBox
Merupakan tool yang digunakan untuk menampilkan direktori atau folder.

10.  Shape
Merupakan tool yang digunakan untuk membuat kotak, persegi panjang atau lingkaran dll pada form.



11.  Image
Merupakan tool yang digunakan Untuk membuat gambar pada lembar kerja visual basic anda.

12.  OLE
Merupakan tool yang digunakan untuk menghubungkan software lain ke form.

13.  PictureBox
Merupakan tool yang digunakan untuk menampilkan gambar di form.

14.   TextBox
Merupakan tool yang digunakan untuk membuat teks yang bisa di ubah-ubah oleh user.

15.  CommandButton
Merupakan tool yang digunakan untuk membuat tombol, seperti tombol OK, cancel, dan sebagainya terserah anda.

16.  OptionButton
Merupakan tool yang digunakan untuk membuat menu suatu pilihan,Fungsinya sama seperti CheckBox, namun OptionButton hanya dapat di pilih 1 oleh user.

17.  ListBox
Merupakan tool yang digunakan untuk membuat daftar pilihan pada form anda.

18.  VScrollBar
Merupakan  tool yang digunakan Untuk membuat Scrollbar secara vertikal merupakan kebalikan dari HScrollBar
.
19.  DriveListBox
Merupakan tool yang digunakan untuk menampilkan drive yang ada di komputer anda.

20.  FileListBox
Merupakan tool yang digunakan untuk menampilkan file-file.

21.  Line
Merupakan tool yang digunakan untuk membuat garis.

22.  Data
Merupakan tool yang digunakan untuk menghubungkan database ke form.




Rabu, 03 Juli 2013

Contoh Laporan VB



cover:
LAPORAN
TUGAS VISUAL BASIC
( STRUKTUR GAJI PEJABAT )
 

OLEH :
KELOMPOK V


   RISKA JUNIARSIH
                                                    


                                     (MANAJEMEN INFORMATIKA KOMPUTER MATARAM)
2013/2014


Intuisi Laporan:

 
                            Struktur form terdiri dari:
                             


  1.  Nik
  2.  Nama
  3.  Kode jabatan 
  4.   Frame Jabatan
  5.   Jabatan
  6.   Tunjangan Jabatan
  7.   Kode Golongan
  8.  Frame Golongan(Golongan- Gaji Pokok)
  9.  Frame Status(Menika -Belum)
  10.  Tunjangan Istri
  11.   Total Gaji
  12.  Delete
  13.  Exit
  Dari struktur2 di atas bagian dari toolbox yang digunakan terdiri dari :

1)  Label : 11
2)  ComboBox : 2
3)  Text : 8
4)  Frame : 3
5)  Option Button : 2
6)  Command Button : 
 
                                                               MODEL FORM


Sintak-sintak yang digunakan :


1)      Sintak untuk mendeklarasikan perulangan
Dim i As Double
Dim b As Double
2)      Sintak yang diinput di command1(untuk menampilkan nama sesuai
dengan Nik yang diinputkan)
Private Sub Command1_Click()
If Text1.Text = "12.MI.132" Then
Text2.Text = "MURHAN"
ElseIf Text1.Text = "12.MI.133" Then
Text2.Text = "marlina"
ElseIf Text1.Text = "12.MI.134" Then
Text2.Text = "RISKA"
ElseIf Text1.Text = "12.MI.135" Then
Text2.Text = "M.SUNANDA"
ElseIf Text1.Text = "12.MI.136" Then
Text2.Text = "RINTO HARIADI"
ElseIf Text1.Text = "12.MI.137" Then
Text2.Text = "MISBAHUDDIN"
ElseIf Text1.Text = "12.MI.138" Then
Text2.Text = "LALU WIRA"
ElseIf Text1.Text = "12.MI.139" Then
Text2.Text = "IRMA"
ElseIf Text1.Text = "12.MI.140" Then
Text2.Text = "MUTMAINNAH"
ElseIf Text1.Text = "012.MI.141" Then
Text2.Text = "NURUN"
End If
End Sub
3)      Sintak yang di inputkan di Combo1(untuk menampilkan jabatan dan
tunjangan jabatan sesuai kode yang di pilih)
Private Sub Combo1_Click()
If Combo1.Text = "A01" Then
Text3.Text = "PRESIDEN"
Text4.Text = "65000000"
ElseIf Combo1.Text = "A02" Then
Text3.Text = "W.PRESIDEN"
Text4.Text = "45000000"
ElseIf Combo1.Text = "A03" Then
Text3.Text = "BUBERNUR"
Text4.Text = "15000000"
ElseIf Combo1.Text = "A04" Then
Text3.Text = "W.GUBERNUR"
Text4.Text = "10000000"
ElseIf Combo1.Text = "A05" Then
Text3.Text = "WALI KOTA"
Text4.Text = "10000000"
ElseIf Combo1.Text = "A06" Then
Text3.Text = "W.WALIKOTA"
Text4.Text = "8000000"
ElseIf Combo1.Text = "A07" Then
Text3.Text = "BUPATI"
Text4.Text = "6000000"
ElseIf Combo1.Text = "A08" Then
Text3.Text = "W.BUPATI"
Text4.Text = "5000000"
ElseIf Combo1.Text = "A09" Then
Text3.Text = "CAMAT"
Text4.Text = "4000000"
ElseIf Combo1.Text = "A010" Then
Text3.Text = "KEPALA DESA"
Text4.Text = "2000000"
End If
End Sub
4)      Sintak yang di input di combo2(untuk menampilkan golongan dan
Gaji pokok sesuai kode golongan yang di pilih)
Private Sub Combo2_Click()
If Combo2.Text = "B01" Then
Text5.Text = "IV E"
Text6.Text = "20000000"
ElseIf Combo2.Text = "B02" Then
Text5.Text = "IV D"
Text6.Text = "15000000"
ElseIf Combo2.Text = "B03" Then
Text5.Text = "IV C"
Text6.Text = "10000000"
ElseIf Combo2.Text = "B04" Then
Text5.Text = "IV B"
Text6.Text = "8000000"
ElseIf Combo2.Text = "B05" Then
Text5.Text = "IV A"
Text6.Text = "6000000"
ElseIf Combo2.Text = "B06" Then
Text5.Text = "III D"
Text6.Text = "5000000"
ElseIf Combo2.Text = "B07" Then
Text5.Text = "III C"
Text6.Text = "4000000"
ElseIf Combo2.Text = "B08" Then
Text5.Text = "III B"
Text6.Text = "3000000"
ElseIf Combo2.Text = "B09" Then
Text5.Text = "III A"
Text6.Text = "2000000"
ElseIf Combo2.Text = "B010" Then
Text5.Text = "II D"
Text6.Text = "1000000"
End If
End Sub
5)      Sintak yang di inputkan di command2( untuk menampilkan tunjangan istri dan total gaji sesuai option yang di pilih “menikah atau belum”)
Private Sub Command2_Click()
If Option1.Value = True Then
Text7.Text = 1000000
Text8.Text = Val(Text4.Text) + (Text6.Text) + (Text7.Text)
ElseIf Option2.Value = True Then
Text7.Text = 0
Text8.Text = Val(Text4.Text) + (Text6.Text) + (Text7.Text)
End If
End Sub
6)      Sintak yang di input di command3”Delete”(untuk menghapus)
Private Sub Command3_Click()
Text1.Text = ""
Text2.Text = ""
Combo1.Text = ""
Text3.Text = ""
Text4.Text = ""
Combo2.Text = ""
Text5.Text = ""
Text6.Text = ""
Text7.Text = ""
Text8.Text = ""
End Sub
7)      Sintak yang di input di command3 “exit”(untuk keluar)
Private Sub Command4_click()
End
End sub
8)      Sintak yang  di input di form_load(untuk perulangan)
Private Sub Form_Load()
i = 10
Do While i >= 1
Combo1.AddItem "A0" & i
i = i - 1
Loop
b = 1
Do Until b > 10
Combo2.AddItem "B0" & b
b = b + 1
Loop
End Sub

 

LANGKAH KERJA DARI STRUKTUR-2 FORM


1)      Langkah  kerja untuk menampilkan nama secara otomatis
             Untuk menmapilkan Nama kita harus memasukkan Nik ,Nik diinputkan secara manual yang sintaknya diinputkan di command1 (cari) setelah selesai menginput sintaknya dengan benar selanjutnya kita input Niknya secara manual sesuai dengan sintak trsbut ,maka Nama akan muncul secara otomatis ketika kita mengklik command1 “cari”   .
2)      Langkah kerja untuk menampilkan jabatan dan tunjangan jabatan secara otomatis
Jabatan dan tunjangan jabatan akan muncul secara otomatis ketika kita memilih kode jabatan nya(untuk kode jabatan menggunakan perulangan
Do Until),sintak yang digunakan diinputkan di combo1(kode jabatan),sintak yang digunakan pada kode jabatan kita menggunakan if then else.
3)      Langkah kerja untuk menampilkan  Golongan dan Gaji pokok
Seperti langkah sebelumnya  untuk  Golongan dan Gaji pokok akan muncul secara otomatis ketika kita memilih Kode golongan nya(untuk kode golongan menggunakan perulangan  While Do),dan sintak yang digunakan diinputkan di combo2(kode Golongan),sintak yang digunakan juga menggunakan if then else .
4)      Status
          Dalam frame status  ada 2 option yaitu option1 Menikah dan option2 2Belum, jika kita memilih option1 (Menikah)Option1 bernilai “True” maka dia akan mendapatkan “Tunjangan Istri” dan “Total Gajinya”  akan bertambah, dan begitu pula sebaliknya jika kita memilih option2 (Belum)Option2 bernilai “True” maka dia tidak akan mendapatkan “Tunjangan istri”.
5)      Tunjangan Istri
                                Untuk mendapatkan  Tunjangan istri  didapatkan dari “status” jika kita
                       memilih menikah   maka dia akan mendapatkan tunjangan sebesar Rp.1.000.000
                       dan sebaliknya jika dia “beluk nikah” maka dia tidak mendapatkan
                       “Tunjangan Istri”.
6)      Total Gaji
         Total gaji di dapatkan dari Tunjangan Jabatan di  tambah Gaji pokok dan tunjangan istri.